Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
16 Sep 2025 241 pembaca ADMIN Puskesmas Cikupa

Cegah Stunting dan Penyakit, Puskesmas Cikupa Gelar Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga di Desa Talagasari

CIKUPA – Guna memastikan standar kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, Puskesmas Cikupa melaksanakan kegiatan Survei Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025 itu dipusatkan di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa.

Kegiatan SKAMRT ini melibatkan tim sanitarian dari Puskesmas Cikupa yang secara aktif mendatangi sejumlah rumah tangga untuk mengambil sampel air yang digunakan untuk konsumsi dan kebutuhan sehari-hari, seperti air dari sumur gali, pompa, dan penampungan air. Sampel air tersebut kemudian akan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis guna mengetahui apakah telah memenuhi syarat kesehatan.

Penanggung Jawab Kesehatan Lingkungan (PJ Kesling) Puskesmas Cikupa, Ibu Arci, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sangat penting. "Air merupakan kebutuhan pokok yang langsung dikonsumsi masyarakat. Jika kualitasnya tercemar, dapat menjadi media penularan berbagai penyakit, seperti diare, disentri, kolera, dan bahkan dapat menjadi faktor risiko stunting akibat infeksi berulang," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Didampingi oleh rekan kerjanya, Ibu Handa, Ibu Arci menambahkan bahwa pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan pertimbangan tertentu. "Kami fokus pada daerah yang berpotensi mengalami risiko pencemaran air, sehingga hasil dari SKAMRT ini dapat menjadi data awal untuk intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran," jelasnya.

Tujuan dan Manfaat SKAMRT Menurut Kementerian Kesehatan RI

Berdasarkan pedoman dari Kementerian Kesehatan RI, kegiatan SKAMRT bukan sekadar pengambilan sampel air semata, melainkan memiliki tujuan dan manfaat yang strategis, yaitu:

  1. Tujuan:

    • Memperoleh data representatif tentang kualitas air minum rumah tangga di seluruh Indonesia.

    • Mengidentifikasi faktor risiko yang mempengaruhi kualitas air minum.

    • Sebagai dasar evidence-based untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program penyediaan air minum yang aman bagi rumah tangga.

  2. Manfaat:

    • Bagi Pemerintah: Sebagai alat untuk memantau pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya target 6.1 yaitu mencapai akses universal dan merata terhadap air minum yang aman dan terjangkau bagi semua. Data SKAMRT juga digunakan untuk menyusun kebijakan dan strategi nasional di bidang kesehatan lingkungan.

    • Bagi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menggunakan air minum yang memenuhi syarat kesehatan untuk mencegah penyakit. Hasil pemeriksaan dapat menjadi peringatan dini bagi rumah tangga untuk segera mengambil tindakan jika airnya tercemar, seperti dengan memasak air hingga matang atau melakukan penjernihan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Desa Talagasari. "Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan seperti ini kami jadi lebih tenang. Selama ini kami hanya minum air dari sumur tanpa tahu pasti kualitasnya. Ini sangat bermanfaat untuk kesehatan keluarga," kata Sari, salah satu warga yang rumahnya dikunjungi tim Puskesmas.

Dengan terlaksananya SKAMRT ini, Puskesmas Cikupa berharap dapat terwujudnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya, khususnya di Desa Talagasari, melalui pengendalian faktor risiko lingkungan, dimulai dari air minum yang layak dan aman.







Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.