Puskesmas Cikupa Lakukan Fogging Siklus Kedua di Kampung Kadu untuk Antisipasi DBD
Cikupa, 9 Juli 2025 – Puskesmas Cikupa melaksanakan pengasapan (fogging) siklus kedua di Kampung Kadu, Kelurahan Sukamulya RT 07, Kecamatan Cikupa, pada Rabu (9/7/2025) mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.
Manfaat Fogging Siklus Kedua Menurut Kemenkes
Berdasarkan Pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), fogging atau pengasapan bertujuan untuk memutus rantai penularan DBD dengan membunuh nyamuk dewasa Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Fogging siklus kedua dilakukan untuk memastikan efektivitas pembasmian nyamuk, mengingat siklus hidup nyamuk dan kemungkinan telur yang belum mati pada siklus pertama.
Namun, Kemenkes menekankan bahwa fogging bukan solusi utama pencegahan DBD, melainkan tindakan responsif saat ada kasus. Fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, bukan jentik atau telurnya.
Aturan Fogging dalam Penanganan DBD
Menurut Peraturan Kemenkes dan WHO, fogging tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus memenuhi kriteria berikut:
Ada Laporan Kasus DBD – Fogging baru dilakukan setelah ada konfirmasi kasus positif DBD.
Fogging Berkala – Dilakukan dua siklus dengan interval 7–10 hari untuk memastikan nyamuk yang baru menetas terbunuh.
Epidemiologi Setempat – Fogging diprioritaskan di daerah dengan angka kejadian tinggi atau klaster penularan.
Jika fogging tidak memungkinkan, alternatif pencegahan DBD yang dianjurkan adalah:
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus:
Menguras tempat penampungan air.
Menutup wadah air rapat-rapat.
Mendaur ulang barang bekas yang menampung air.
Plus: menggunakan kelambu, lotion anti-nyamuk, dan larvasida.
Gerakan Jumat Bersih – Melibatkan masyarakat dalam membersihkan lingkungan.
Pemasangan Ovitrap/Larvitrap – Perangkap telur nyamuk di area rawan.
Peningkatan Kewaspadaan Dini – Melapor ke Puskesmas jika ada gejala DBD (demam tinggi, nyeri otot, bintik merah).
Harapan Puskesmas Cikupa
Petugas Puskesmas Cikupa mengimbau warga Kampung Kadu tetap menjaga kebersihan lingkungan meski fogging telah dilakukan. "Fogging hanya efektif jika dibarengi PSN. Kami harap warga aktif memberantas jentik nyamuk di rumah masing-masing," ujar salah satu petugas.
Dengan langkah ini, diharapkan kasus DBD di Cikupa dapat ditekan dan masyarakat terhindar dari wabah yang lebih luas.
Pkm.Ckp/Promkes/VII/03/ysf
Berita Lainnya
-
21 May 2026
Puskesmas Cikupa Gelar Kunjungan Monitoring Pasien ODGJ: Wujud Nyata Layanan Kesehatan Jiwa Hingga Pelosok Desa
Cikupa, 21 Mei 2026 — Tim kesehatan Puskesmas Cikupa melaksanakan kunjungan monitoring langsung ke rumah ...
-
01 Apr 2026
PUSKESMAS CIKUPA RUJUK PASIEN ODGJ DARI DESA TALAGASARI, WUJUDKAN Layanan Kesehatan Jiwa yang Merata
Cikupa, 31 Maret 2026 — Puskesmas Cikupa, Kabupaten Tangerang, melaksanakan kegiatan rujukan pasien Orang Dengan ...
-
24 Dec 2025
Cegah Stunting dan Wabah Campak, Puskesmas Cikupa Gelar Kelas Ibu Hamil Terpadu di Desa Budimulya
Cikupa, 23 Desember 2025 – Meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah campak yang menjadi perhatian serius di ...
-
24 Dec 2025
Puskesmas Cikupa Gelar Gerai KIA Bestie, Perkuat Layanan Ibu dan Anak di Desa Bitung Jaya
Cikupa, 20 Desember 2025 – Puskesmas Cikupa kembali menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka kematian ibu ...
-
29 Oct 2025
Cegah TBC Sejak Dini, Puskesmas Cikupa Gelar Skrining dan Cek Kesehatan Gratis di Ponpes Ar-Rosyidiyah
CIKUPA – UPTD Puskesmas Cikupa menunjukkan komitmennya dalam memerangi Tuberculosis (TBC) dengan menyelenggarakan kegiatan skrining ...